Haii guyss!! ketemu lagi ni sama Mala yang manisnya alami tanpa pemanis buatan~ oke stop alaynya!! Kali ini, Mala mau ngasi temen temen satu artikel yang mungkin bakalan bermanfaat bagi kalian yang sekarang berprofesi sebagai pengajar maupun pelajar. Penasaran kan artikel apaan? Monggo langsung di baca aja yaa (^, ~)
Belajar
merupakan proses perubahan tingkah laku seseorang dari yang tadinya ia tak
mengerti dengan sesuatu menjadi mengerti dengan hal tersebut. Sedangkan proses
pembelajaran di kelas merupakan proses mendapatkan ilmu yang terjadi di dalam
kelas yang melibatkan siswa dan guru di dalamnya. Proses pembelajaran yang baik
memerlukan proses interaksi oleh semua komponen yang terlibat dalam
pembelajaran di kelas, baik antara guru dengan siswa, hingga antar sesama siswa
itu sendiri. berikut adalah beberapa aspek yang dapat dijadikan evaluasi bagi guru
dalam proses pembelajaran yang ada di dalam kelas :
1. Saat Pembelajaran Baru di Mulai
Saat
guru masuk ke dalam kelas untuk mengajar, hal pertama yang akan dilakukan oleh
guru adalah membuka pembelajaran. Berbagai macam cara dapat dilakukan untuk
ini, akan tetapi alangkah baiknya jika guru membuka pelajaran dengan berdo’a
bersama dan hal selanjutnya yang dilakukan oleh guru adalah mengapresiasi
siswanya atas pencapaiannya pada beberapa saat yang lalu mereka capai, sehingga
dapat memotivasi siswa lainnya. Selanjutnya, menyampaikan tujuan pembelajaran
yang ingin dicapai dalam pembelajaran tersebut.
Banyak
guru yang tak melakukan dua hal penting
ini saat proses pembelajaran dimulai. Merupakan hal yang sangat buruk
apabila guru dalam melakukan proses interaksi belajar-mengajar melupakan kedua
hal yang sangat penting ini. Karena apabila siswa tidak diberikan apersepsi
maka tentu saja mereka akan sulit untuk mengaitkan apa yang akan mereka
pelajari dengan apa yang telah mereka kuasai di pelajaran sebelumnya. Motivasi
belajar sendiri merupakan hal yang sangat
penting untuk mereka karena motivasi ibarat sebuah pendorong yang akan membantu
siswa mengikuti kegiatan pembelajaran dengan perasaan senang tanpa beban.
Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai disampaikan pada saat proses
pembelajaran, agar siswa mengetahui apa yang akan mereka harus kuasai setelah
mengikuti sebuah kegiatan pembelajaran.
2. Saat Menyampaikan Materi
Banyak
guru-guru kita yang masih belum kreatif dalam menyampaikan materi. Mereka hanya
menggunakan metode seperti ceramah saja pada saat menyampaikan materi tersebut,
sehingga itu menjadi sebuah pembelajaran yang monoton bagi siswa, siswa yang
mengikuti proses pembelajaran itupun menjadi kurang bersemangat bahkan malas
saat mengikuti pembelajaran. Apalagi materi yang dibawakan oleh guru tersebut
dianggap berat dan susah di mengerti.
Sebaiknya, dalam
menyajikan materi pelajaran guru menggunakan beragam cara, media, dan alat,
bukan hanya dengan berceramah saja. Keterampilan menyajikan pembelajaran secara
baik oleh guru akan menambah kualitas bagaimana guru berinteraksi dengan baik
dengan siswa, serta antara siswa dengan siswa selama proses pembelajaran
berlangsung.
3. Penggunaan Bahasa Yang Komunikatif
Bahasa
adalah alat komunikasi yang paling baik dan mudah di mengerti. Bahasa yang
dimaksud di sini bukan hanya bahasa secara lisan akan tetapi juga mencakup
bahasa seperti gerak tubuh dan mimik wajah. Guru yang pandai berbahasa baik
secara lisan maupun nonlisan seperti gerak tubuh dan wajah akan menjadi guru
yang disenangi oleh siswanya karena kebanyakan siswa menyukai guru yang
ekspresif karena dianggap tidak membosankan.
Banyak
guru yang tak mempunyai kemampuan untuk mengekspresikan dirinya sehingga ia
menjadi tak di senangi oleh siswanya karena dianggap membosankan. Kalau guru
semacam ini yang tak mempunyai kemampuan untuk mengekspresikan apa pemikirannya
maka dapat di kemukakan secara lisan. Tetapi kata-kata yang digunakan dalam
berkomunikasi juga harus dipilih secara tepat sehingga tak dianggap
membosankan, serta dapat terus memotivasi siswanya sehingga memudahkan proses
pembelajaran siswa.
4. Guru Memberikan Umpan Balik
Siswa
memerlukan umpan balik dari seorang guru mengenai pengetahuan atau keterampilan
yang baru saja mereka pelajari, apakah sudah dikuasai dengan baik, sudah
dipahami dengan benar, atau tidak. Siswa tidak akan mampu menilai dirinya sendiri
apakah sudah melakukan sesuatu dengan tepat atau belum, sudah menguasai suatu
konsep pembelajaran dengan benar atau masih keliru. Mereka membutuhkan umpan
balik, agar mereka dapat mengulang kembali penguasaan materi mereka dengan cara
mereka sendiri tetapi dalam konsep yang benar. Sebaliknya, apabila mereka belum
menguasai pengetahuan atau keterampilan dengan benar dan sempurna, maka mereka
perlu diberi tahu oleh guru pada bagian mana dari pengetahuan atau keterampilan
siswa yang belum mereka kuasai dengan baik dan bagaimana cara memperbaikinya.
Banyak guru yang tak melakukan poses umpan balik ini. Mereka cenderung malas untuk
menguji kemampuan dari siswanya, apakah siswanya itu sudah benar-benar mengerti
atau belum.
5. Menggunakan Waktu Secara Efektif
Setiap
kegiatan pembelajaran dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu kegiatan awal
pembelajaran, kegiatan inti pembelajaran dan kegiatan akhir pembelajaran.
Semuanya mempunyai porsi masing-masing, di mana waktu terbesar diberikan pada
kegiatan inti pembelajaran. Akan tetapi banyak guru yang malah melebihi porsi
pada kegiatan inti pembelajaran ini meskipun porsi waktunya adalah yang paling
besar sehingga siswa merasa lelah akan banyaknya materi pelajaran yang
diterimanya. Saran bagi para guru, gunakanlah waktu dengan baik dan tak
melebihi porsi sehingga interaksi pembelajaran dengan siswa menjadi efektif dan
efisien.
6. Membuat Penilaian
Selama
proses pembelajaran berlangsung, guru yang melakukan interaksi dengan baik dengan
siswa akan selalu membuat penilaian. Penilaian ini dapat guru lakukan selama
proses pembelajaran berlangsung ataupun di akhir pembelajaran. Hal ini sering
dilupakan oleh guru, padahal hal ini sangat diperlukan oleh guru untuk mengetahui
seberapa mampu guru itu dalam menyampaikan materi pada siswanya serta siswa
sendiri juga membutuhkan penilaian ini untuk introspeksi diri mengenai seberapa
banyak atau seberapa jauh mereka mengerti materi yang disampaikan guru tersebut.
Sekian beberapa
evaluasi mengenai proses pembelajaran yang ada di kelas. Semoga dapat
bermanfaat bagi semua komponen yang terlibat dalam kelas.
Tetap semangat dalam
mempelajari apapun kawan, karena belajar tak kan pernah ada umurnya!!
Jika ada saran atau masukan, jangan malu-malu tulis di kolom komentar yaa :** di tunggu komentarnya teman teman^,^ see you!!!